Badan Penghubung ESEAP/Sejarah
| “ | Latest news notice Pertemuan Daring Bulanan Selanjutnya: 24 Juli 2026 |
” |
Badan Penghubung ESEAP: Awal cerita dan gambaran masa depan
Kita telah bekerja saling beriringan; mengapa tidak saling bekerja sama? Kesadaran inilah yang tumbuh dalam diri beberapa kontributor Wikimedia dari Asia Timur dan Asia Tenggara selama Wikimania 2014. Pada saat itu, terlepas dari Proyek Wikimedia Asia-Oseania yang lebih besar, belum banyak, atau bahkan belum ada, kerja sama atau pembicaraan antara komunitas-komunitas Wikimedia di kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Pasifik (ESEAP), kendati mereka menghadapi keterbatasan yang senada.
Setelah menyadari bahwa kerja sama akan membawa kita melangkah lebih jauh, para kontributor Wikimedia di kawasan ESEAP memprakarsai kolaborasi kawasan yang membantu berbagai komunitas dalam berbagi pengalaman, baik tantangan maupun keberhasilannya. Dengan demikian, setiap kontributor dapat saling belajar dan membangun kemitraan yang kokoh dan langgeng.
Selang satu dekade kemudian, pertemuan yang awalnya hanya sekadar ajang berkumpul ini telah berkembang menjadi konferensi kawasan yang rutin digelar untuk menjalin hubungan dan menumbuhkan kerukunan. Pada akhirnya, hal tersebut menjelma menjadi Badan Penghubung ESEAP. Terdapat banyak momen yang patut dirayakan, dan bahkan masih akan terus berlanjut.
Kerja sama yang lebih teratur
Sebelum Badan Penghubung ESEAP terbentuk seperti sekarang, terdapat beberapa tahapan dan pengujian. Seiring berkembangnya bentuk kerja sama ini, sejumlah upaya terus dilakukan untuk membangun komunikasi yang lebih baik antaranggota komunitas sebagai landasan kerja sama yang baik. Sejak awal, mereka telah memulai pertemuan-pertemuan dalam rangkaian acara Wikimania dan KTT Wikimedia (Wikimedia Summit, sebelumnya bernama Wikimedia Conference) untuk saling mengenal lebih baik.
Acara pertemuan tersebut akhirnya berkembang menjadi ruang daring yang menjadi sarana untuk berkomunikasi dengan lebih efektif dan lebih sering, dibandingkan dengan pertemuan yang hanya berlangsung sekali atau dua kali setahun dalam konferensi berskala besar. Badan Penghubung ESEA kemudian dibentuk di Meta-Wiki pada tahun 2015 untuk saling mengetahui kegiatan masing-masing, bertukar gagasan, dan menggali peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

Pada tahun 2018, kerja sama di kawasan ini diperkuat dengan konferensi kawasan pertama yang diselenggarakan di Bali, Indonesia. Dalam konferensi tersebut, nama Asia Timur, Asia Tenggara, dan Pasifik (ESEAP) ditetapkan menjadi nama resmi. Sejak saat itu, konferensi kawasan diselenggarakan setiap tahun, secara bergantian antara Konferensi ESEAP (pertemuan dan perayaan bagi para kontributor Wikimedia di ESEAP) dan KTT ESEAP (pertemuan strategis untuk membahas dan membentuk masa depan Gerakan Wikimedia di kawasan tersebut).
Tonggak penting komunitas selanjutnya muncul sebagai buah dari Konferensi ESEAP di Sydney pada tahun 2022. Komite Badan Penghubung Sementara (Interim Hub Committee) pun dibentuk. Mereka bertugas menyusun pernyataan tentang pembentukan Badan Penghubung ESEAP. Di dalam deklarasi tersebut, diuraikanlah visi dan misi ESEAP Hub, serta arah strategisnya.
Komite Badan Penghubung Sementara kemudian menyerahkan tongkat estafet kepada Dewan Persiapan ESEAP (ESEAP Preparatory Council) untuk meneruskan pekerjaan mendasar dalam mendirikan Badan Penghubung ESEAP. Hal tersebut meliputi penetapan peran dan tanggung jawab, penyusunan Teori Perubahan, dan persiapan permohonan pendanaan.
Membangun Badan Penghubung ESEAP
Gagasan tentang Badan Penghubung semakin berkembang sebagai hasil dari rekomendasi Strategi Gerakan 2030 yang berjudul "Menjamin Kesetaraan dalam Pengambilan Keputusan". Badan ini dipandang sebagai sarana untuk memberdayakan komunitas agar dapat bekerja sama dalam membangun kapasitas, berbagi pengetahuan, dan melakukan koordinasi.
Sejalan dengan berkembangnya gerakan ini, Badan Penghubung ESEAP menangani berbagai tantangan kawasan yang lebih pelik. Komunitas ini menghadapi keterbatasan akses dan keterwakilan di dalam kawasan tersebut dan dalam gerakan yang lebih luas. Oleh karena itu, Badan Penghubung ESEAP berkomitmen untuk menyediakan layanan dan dukungan guna meningkatkan kapasitas dan keterwakilan kawasan.
Atas dasar dari serangkaian dialog dengan komunitas, Badan Penghubung ESEAP telah merumuskan lima tujuan yang mencerminkan tantangan utama mereka, sebagaimana tertuang dalam Teori Perubahan Badan Penghubung ESEAP, yaitu:
1. Meningkatkan keterlibatan berbagai bahasa dan proyek komunitas melalui penerjemahan;
2. Memperkuat komunikasi dengan cara yang mampu mengatasi perbedaan bahasa, zona waktu, budaya, dan jarak;
3. Memperkuat kapasitas komunitas melalui berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya;
4. Membangun sistem pengambilan keputusan komunitas wilayah yang dapat dipercaya, transparan, dan adil;
5. Mendorong keterwakilan sudut pandang ESEAP dalam gerakan WMF global.
Capaian besar ini menuntut komitmen jangka panjang dan sumber daya yang memadai. Namun, perjalanan ini dimulai dengan satu langkah berani. Langkah tersebut meliputi peluncuran sebuah program percontohan pada tahun pertama untuk melakukan uji coba, mengumpulkan temuan, dan menarik pelajaran dari pengalaman tersebut.
Masa depan Badan Penghubung ESEAP
Badan Penghubung ESEAP tengah bersuka cita menyambut pencapaian besar setelah menerima dukungan dana dari Yayasan Wikimedia untuk memulai proyek percontohan selama satu tahun.
"Hibah ini akan menjadi tonggak sejarah yang mengubah ESEAP Hub: mendorong pelatihan yang disesuaikan kebutuhan, memperkuat kerja sama kawasan, dan memperluas keberagaman suara, untuk menguatkan komunitas kita dalam berbagi dan mengakses pengetahuan." – Dewan Persiapan Badan Penghubung ESEAP
Selama tahap uji coba, perhatian akan diarahkan pada dua bidang utama yang telah ditetapkan dan secara jelas dinyatakan sebagai prioritas oleh komunitas ESEAP:
Memperkuat Kapasitas dan Keterwakilan Komunitas ESEAP (Advokasi)
Agar komunitas dapat lebih mandiri dan memiliki kapasitas yang lebih besar, Badan Penghubung ESEAP merencanakan beberapa kegiatan utama, seperti pemetaan keterampilan komunitas di seluruh kawasan ESEAP, pengembangan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan, pemberian dukungan kepada komunitas melalui sesi konsultasi bulanan, dan penerbitan Buku Panduan Pemula.
Dalam hal advokasi dan keterwakilan ESEAP dalam gerakan yang lebih luas, Badan Penghubung ini akan menyediakan kemitraan dan memberikan peluang bagi para anggota ESEAP di tingkat global, serta mulai menggambarkan sudut pandang ESEAP terhadap berbagai isu penting di kawasan tersebut.
Momen awal dari prakarsa baru ini adalah KTT ESEAP 2025 yang akan diselenggarakan di Manila, Filipina, pada bulan Mei mendatang, yang dihadiri oleh perwakilan dari anggota komunitas dan mitra untuk berkumpul, membangun hubungan, dan membahas isu-isu strategis di kawasan ini.
Sumber
Disusun pada 20 Maret 2025 oleh Dewan Persiapan ESEAP dan Ivonne Kristiani, Komunikasi Gerakan, Yayasan Wikimedia; semula dirilis di Diff.