Jump to content

Edit-a-thon WikiKathā 2026/Pedoman Perkamusan

From Meta, a Wikimedia project coordination wiki

Pedoman perkamusan pada laman ini menjelaskan cara memasukkan entri pada laman Wikikamus bahasa Indonesia menurut gaya baru dan juga aturan penginputan entri untuk masing-masing bahasa.

Pedoman Input Entri pada Wikikamus

[edit]

Untuk memasukkan entri pada laman Wikikamus bahasa Indonesia, terdapat dua cara yang dapat digunakan, yaitu dengan menggunakan perkakas pembantu atau suntingan sumber.

Perkakas pembantu

[edit]

Anda dapat menggunakan perkakas pembantu untuk mempermudah penambahan entri sederhana. Untuk menggunakan perkakas tersebut, berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan.

  1. Pastikan gawai penambahan entri sudah dinyalakan. Untuk memastikannya, berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:
  • Pastikan Anda sudah masuk log dengan akun Anda pada Wikikamus bahasa Indonesia.
  • Klik ikon orang di sebelah kanan atas, lalu klik Preferensi.
  • Setelah masuk ke laman Preferensi, klik Gawai.
  • Gulir ke bawah hingga pada bagian Penyuntingan. Pastikan fitur TambahEntri dicentang seperti ini:
  • Setelah itu, klik Simpan.
  1. Ketikkan entri yang ingin dimasukkan pada kotak pencarian di atas, lalu klik Cari.
  1. Jika halaman entri belum dibuat, maka akan muncul nama entri dengan tautan berwarna merah. Untuk membuatnya, klik tautan berwarna merah tersebut.
  1. Anda akan diarahkan kepada pembuatan laman. Klik di samping nama entri untuk menambahkan bahasa dan arti.
  1. Sebuah sembulan (pop-up) akan muncul. Pada kotak tersebut, bagian yang perlu diisi adalah kode bahasa, kelas kata, dan arti.
  1. Klik Pratayang. Anda akan diarahkan kepada pratayang (preview) laman tersebut.
  1. Jika sudah sesuai, klik Simpan.

Kelebihan dari cara ini adalah kepraktisan sehingga Anda tidak perlu memasukkannya dengan kode tertentu. Namun, cara ini hanya bisa digunakan untuk memasukkan entri sederhana, yaitu bahasa, kelas kata, dan arti. Anda tidak bisa menambahkan audio atau informasi detail entri lainnya dengan cara ini sehingga Anda harus menambahkan atau menyuntingnya menggunakan suntingan sumber.

Penyuntingan sumber

[edit]

Anda dapat menggunakan penyuntingan sumber untuk menambahkan atau melengkapi entri dengan informasi yang lebih perinci mengenai suatu kata, seperti berkas audio, label ragam bahasa, dsb. Namun, penyuntingan teks sumber memerlukan kode-kode khusus yang perlu Anda ketahui. Berikut adalah salinan kerangka yang dapat digunakan untuk menginput entri secara manual dengan penyuntingan sumber pada Wikikamus bahasa Indonesia.

=={{bahasa|kode bahasa}}==
{{kepala|kode bahasa}}
: {{suara|kode bahasa|nama berkas}}

{{-kelas kata-|kode bahasa}}
# [[padanan kata dalam bahasa Indonesia]]
#: {{contoh|kode bahasa|Contoh kalimat dalam bahasa daerah.|Terjemahan contoh kalimat dalam bahasa Indonesia.}}

[[Kategori:Edit-a-thon WikiKathā Maret 2026]]
Beberapa hal yang perlu diubah antara lain:
  • kode bahasa
  • nama berkas (audio)
  • kelas kata
  • padanan kata (arti) dalam bahasa Indonesia

Adapun contoh kalimat dan artinya tidak wajib untuk ditambahkan.

Untuk memasukkan lema menggunakan penyuntingan sumber, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Ketikkan entri yang ingin dimasukkan pada kotak pencarian di atas, lalu klik Cari.
  1. Jika halaman entri belum dibuat, maka akan muncul nama entri dengan tautan berwarna merah. Untuk membuatnya, klik tautan berwarna merah tersebut.
  1. Pada laman pembuatan laman, terdapat kotak kosong. Masukkan kerangka di atas dan sesuaikan sesuai kebutuhan.
  1. Jika sudah disesuaikan, klik Terbitkan halaman.

Catatan

[edit]

Jika entri yang hendak dimasukkan sudah ada (dan ada hanya dalam bahasa lain), sementara entri yang hendak dimasukkan memiliki tulisan yang sama persis dengan bahasa lain, jangan hapus kode yang sudah ada! Tambahkan kerangka entri yang hendak dimasukkan pada posisi dengan urutan nama bahasa secara alfabetis di bawah bahasa Indonesia, misalnya: "Bahasa Burusu" berada di atas "Bahasa Jawa" (B sebelum J), dst. Perhatikan bahwa nama bahasa pada subjudul dimunculkan dengan {{bahasa|kode bahasa}}, sehingga Anda sebaiknya mengingat padanan antara kode bahasa dan nama tampilannya jika ingin mengurutkan.

Pedoman Penginputan Bahasa

[edit]

Setiap bahasa memiliki fitur kebahasaan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu adanya perlakuan khusus dalam penginputan entri masing-masing bahasa pada laman Wikikamus.

Bahasa Orang Rimba [kvb]

[edit]

Ortografi

[edit]

Bahasa Orang Rimba atau bahasa Suku Anak Dalam [kvb] pada umumnya memiliki struktur yang masih sejalan dengan bahasa Melayu pada umumnya. Hingga saat ini, belum ada ortografi standar untuk menuliskan bahasa ini. Namun, ejaan yang digunakan dalam entri Wikikamus bahasa Indonesia berdasarkan pada ejaan fonetis dalam Kamus Melayu Jambi Dialek Suku Anak Dalam-Indonesia (2021), yaitu menggunakan tanda diakritik pada huruf e untuk membedakan bunyi [ə], [e], dan [ɛ] dengan rincian sebagai berikut:

[ə] ê êndok ‘mau’
[e] é bibé ‘bibir’
[ɛ] è bèhu ‘bahu’


Contoh entri

[edit]
=={{bahasa|kvb}}==
{{kepala|kvb}}
: {{suara|kvb|LL-Q6441341 (kvb)-Datuk Sudi (Veronichablithe23)-makon.wav}}

{{-v-|kvb}}
# [[makan]]

[[Kategori:Edit-a-thon WikiKathā Maret 2026]]

Untuk melihat daftar kata bahasa Orang Rimba yang sudah dimasukkan di dalam Wikikamus, silakan klik tautan berikut.

Bahasa Pagu / Isam [pgu]

[edit]

Nama audio

[edit]

Dalam perekaman audio kosakata bahasa Pagu yang dilakukan pada Oktober 2025, sebagian audio direkam melalui perangkat Lingua Libre sementara sebagian lainnya direkam menggunakan perekaman manual dengan gawai sendiri-sendiri. Oleh karena itu, tidak semua file audio menggunakan nomenklatur Lingua Libre yang menggunakan nama LL-Q…. Untuk mencari keseluruhan audio, gunakanlah kata kunci (pgu) pada pencarian audio di Commons.

Bentuk epentetik

[edit]

Bahasa Pagu atau bahasa Isam [pgu] memiliki bentuk epentetik, yaitu bentuk kata dengan tambahan bunyi (vokal) di akhir. Dalam beberapa keadaan, bunyi vokal tersebut lesap. Permasalahannya, tidak semua kata memiliki bentuk kata dengan epentesis. Oleh karena itu, entri utama Wikikamus untuk bahasa Isam dipilih menggunakan bentuk dasar tanpa epentesis, dengan tambahan keterangan bentuk epentetik pada entri jika ada. Bagaimana cara mengetahui bentuk epentetik? Berikut adalah beberapa cara untuk mengetahui bentuk epentetik kata.

  1. Terdapat kecenderungan penambahan epentetik pada kata yang memiliki tekanan pada suku kata sebelum terakhir, seperti: akel /ˈakel/, bongan /ˈboŋan/, oyom /ˈojom/, dsb. Dengan demikian, kata-kata tersebut diberikan epentesis (vokal tambahan) di akhir kata dengan vokal yang sama dengan vokal pada suku kata terakhir kata tersebut sehingga bentuk epentetiknya adalah akele /ˈakele/, bongana /ˈboŋana/, oyomo /ˈojomo/, dsb. Anda dapat membaca lebih lanjut pada artikel berikut.
  2. Anda dapat merujuk kepada Kamus Pagu-Indonesia-Inggris (2023). Dalam kamus tersebut, bentuk epentetik untuk beberapa kata juga dicantumkan. Misalnya, dalam beberapa entri terdapat contoh yang menampilkan bentuk dengan epentesisnya. Misalnya, pada entri akel, pada bagian contoh, terdapat —e, yang menandakan bahwa merupakan kata akel dan -e adalah epentesisnya sehingga bentuk epentetiknya adalah akele.

Contoh entri

[edit]
=={{bahasa|pgu}}==
{{kepala|pgu}}
: {{suara|pgu|LL-Q7124462 (pgu)-Irens (Bangrapip)-bongan.wav}}

{{-n-|pgu|epentetik|bongana}}
# [[hutan]]

[[Kategori:Edit-a-thon WikiKathā Maret 2026]]

Untuk melihat daftar kata bahasa Pagu yang sudah dimasukkan di dalam Wikikamus, silakan klik tautan berikut.

Bahasa O'Hongana Manyawa [tuj]

[edit]

Nama audio

[edit]

Dalam perekaman audio kosakata bahasa O'Hongana Manyawa yang dilakukan pada Oktober 2025, sebagian audio direkam melalui perangkat Lingua Libre sementara sebagian lainnya direkam menggunakan perekaman manual dengan gawai sendiri-sendiri. Oleh karena itu, tidak semua file audio menggunakan nomenklatur Lingua Libre yang menggunakan nama LL-Q…. Untuk mencari keseluruhan audio, gunakanlah kata kunci (tuj) pada pencarian audio di Commons (atau dapat juga melalui tautan berikut).

Contoh entri

[edit]
=={{bahasa|tuj}}==
{{kepala|tuj}}
: {{suara|tuj|LL-Q127386688 (tuj)-Yustinus (Yuliamadaam)-Hongana.wav}}

{{-n-|tuj}}
# [[hutan]]

[[Kategori:Edit-a-thon WikiKathā Maret 2026]]

Untuk melihat daftar kata bahasa O'Hongana Manyawa yang sudah dimasukkan di dalam Wikikamus, silakan klik tautan berikut.

Bahasa Kutai Hulu [mqg]

[edit]

Ragam bahasa

[edit]

Kode bahasa [mqg] mencakup ragam-ragam bahasa Kutai yang dituturkan beberapa wilayah di Kalimantan Timur. Oleh karena itu, nomenklatur yang digunakan untuk kode tersebut adalah bahasa Kutai Hulu (Upriver Kutai) yang juga mencakup bahasa Kutai Kota Bangun dan bahasa Kutai Adat Lawas. Dalam kegiatan WikiKathā yang diadakan di Sumping Layang pada November 2025, ragam bahasa Kutai yang direkam adalah bahasa Kutai Sumping Layang atau diistilahkan juga sebagai “bahasa Kutai Adat Lawas”. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi adanya perbedaan antara bahasa Kutai Adat Lawas dengan ragam yang digunakan di beberapa tempat lainnya, label pembeda (Kutai Adat Lawas) dapat digunakan.

Ortografi

[edit]

Sebagaimana bahasa-bahasa daerah lain yang belum memiliki ortografi standar, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memasukkan entri bahasa Kutai Hulu ke Wikikamus:

  1. Apabila merujuk kepada daftar kata yang terdapat pada spreadsheet bahasa Kutai Adat Lawas, terdapat banyak penggunaan tanda ' atau '' yang terlalu banyak. Kebanyakan dari penggunaan tanda tersebut pada daftar kata tersebut sebenarnya bukan merujuk kepada bunyi glottal stop /ʔ/ atau hamzah, melainkan merupakan penanda bunyi pepet dan taling pada vokal, terutama ketika bersandingan dengan huruf e. Oleh karena itu, dengarkanlah kata terlebih dulu, lalu sesuaikan ejaan untuk kata tersebut.
  2. Setelah mendengarkan kata tersebut, sesuaikan kata tersebut ke dalam ejaan populer seperti ejaan bahasa Indonesia (tanpa diakritik). Penggunaan ejaan populer dipertimbangkan karena bahasa Kutai Hulu belum memiliki pedoman ejaan baku dan pada umumnya, secara populer, dieja tanpa diakritik. Oleh karena itu, judul halaman entri dimasukkan tanpa diakritik.
  3. Meskipun judul halaman entri tidak menggunakan diakritik, pada bagian kepala entri, perlu ditambahkan diakritik, sebagaimana pada contoh simbilen di atas. Untuk menambahkan bentuk berdiakritik pada kepala entri, dapat menggunakan {{kepala|mqg|entry=bentuk berdiakritik}}. Adapun diakritik yang digunakan adalah:
[ə] ê simbilên ‘sembilan’
[e], [ɛ] é njelongék ‘muntah’

Praktik seperti ini juga dilakukan pada beberapa kamus-kamus bahasa Kutai yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur yang dapat diakses melalui tautan berikut.

Selain itu, pada daftar kosakata tersebut, terdapat konsonan yang ditulis ganda. Dalam kasus seperti ini, untuk entri Wikikamus, konsonan ganda seperti itu ditulis satu saja karena sejatinya penggandaan konsonan hanya terletak pada apitan dua vokal pendek, contoh: abengngaabenga.

Contoh entri

[edit]
=={{bahasa|mqg}}==
{{kepala|mqg|entry=simbilên}}
: {{suara|mqg|LL-Q12952778 (mqg)-ERHAMSYAHKDIKUTAIADATLAWAS-simbilen.wav}}

{{-num-|mqg}}
#  {{label|mqg|Kutai Adat Lawas}} [[sembilan]]

[[Kategori:Edit-a-thon WikiKathā Maret 2026]]

Untuk melihat daftar kata bahasa Kutai Hulu yang sudah dimasukkan di dalam Wikikamus, silakan klik tautan berikut.

Bahasa Burusu [bqr]

[edit]

Ortografi

[edit]

Bahasa Burusu atau Bulusu belum memiliki ortografi standar. Bahkan, bahasa tersebut belum memiliki publikasi dalam bentuk kamus. Oleh karena itu, pencatatan yang dilakukan pada saat WikiKathā di Sekatak Januari 2026 merupakan upaya penyusunan kamus pertama untuk bahasa tersebut. Dalam tabel tersebut diberikan ejaan kamus yang akan menjadi ejaan judul entri. Beberapa hal yang perlu dicatat adalah tanda-tanda berikut.

[ə] e lengkayau ‘hati’
[e] é nénét ‘tonggeret’
[ʔ] ' tana' ‘tanah’

Contoh entri

[edit]
=={{bahasa|bqr}}==
{{kepala|bqr}}
: {{suara|bqr|LL-Q5001028 (bqr)-Apriana (Egie Allinskie)-nenet.wav}}

{{-n-|bqr}}
# [[tonggeret]]

[[Kategori:Edit-a-thon WikiKathā Maret 2026]]

Untuk melihat daftar kata bahasa Burusu yang sudah dimasukkan di dalam Wikikamus, silakan klik tautan berikut.

Bahasa Using [osi] (dibuka per 7 Maret 2026)

[edit]

Berkas audio

[edit]

Berkas audio untuk bahasa Using yang telah didokumentasikan pada program WikiKathā Banyuwangi dapat dilihat pada tautan berikut.

Ortografi

[edit]

Bahasa Using atau Osing sudah memiliki ortografi yang disepakati baik oleh masyarakat adat maupun institusi lokal yang terkait. Ortografi yang digunakan berdasarkan ortografi yang terdapat pada spreadsheet dan Kamus Bahasa Daerah Using-Indonesia (2002) dengan penambahan diakritik pada huruf e untuk membedakan fonem-fonem tertentu. Berikut adalah pembedaan fonem dengan diakritik pada huruf e:

[ə] e samber ‘terbang’
[e] é gagé ‘lekas’
[ɛ] è kethèg ‘pukul’

Selain itu, kata-kata dengan fonem [ɔ] pada suku kata terbuka akhir dan sebelum terakhir ditulis dengan huruf a, contoh: selaka /səlɔkɔ/ ‘perak’ (bukan ditulis: seloko).

Catatan

[edit]

Jika merujuk kepada spreadsheet, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Apabila Anda menemukan angka seperti 1 atau 2 setelah kata, angka tersebut menandakan homonim dan bukan pengulangan kata, sehingga judul entri tanpa angka tersebut, contoh: acak (maksudnya merujuk kepada homonim di kamus acak (1) dan acak (2), tetapi untuk judul entri pada Wikikamus tetap sama-sama acak).
  • Apabila Anda menemukan tanda pada sumber, tanda tersebut menujukkan kata utama yang seharusnya ada di situ tetapi tidak ditulis kembali di kamus tersebut. Misalnya, Anda menemukan lara di bawah entri nandang. Maka, tanda tersebut sejatinya merujuk kepada nandang, sehingga maksud dari ─ lara adalah nandang lara.
  • Anda perlu memeriksa kelas kata yang terdapat pada sumber data yang diberikan. Beberapa kelas kata yang ditampilkan kurang sesuai. Anda dapat merujuk kepada KBBI untuk kelas kata yang tepat.

Contoh entri

[edit]
=={{bahasa|osi}}==
{{kepala|osi}}
: {{suara|osi|LL-Q2701322 (osi)-Henikurniawati-jaré.wav}}

{{-adv-|osi}}
# [[konon]]

[[Kategori:Edit-a-thon WikiKathā Maret 2026]]