User:Muhraz/WikiSurau

From Meta, a Wikimedia project coordination wiki
Jump to navigation Jump to search
Correct.svg This page is currently a draft. More information pertaining to this may be available on the talk page.

Translation admins: Normally, drafts should not be marked for translation.

Nama program[edit]

WikiSurau: Merekam Minangkabau

Latar belakang[edit]

Nagari adalah unit paling dasar dalam pemerintahan alam Minangkabau. Pepatah Minang menyebut asalnya dari taratak, atau hutan yang dibuka (dari taratak manjadi dusun, dari dusun manjadi koto, dari koto manjadi nagari, nagari bapangulu). Sebuah nagari sekurang-kurangnya harus basawah baladang (mempunyai tanah sawah dan ladang), bapandam pakuburan (memiliki tanah pekuburan umum), dan babalai bamusajik (mempunyai balai pertemuan warga dan masjid/surau). Sebuah nagari selalu terdiri atas empat suku (nagari barampek suku) yang asli dalam sistem adat Bodi Caniago maupun Koto Piliang; masing-masing kaum tersebut memiliki surau kaum tersendiri.

Masjid atau surau telah lama memainkan peranan penting dalam masyarakat Minangkabau. Dari awal abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, surau tidak saja menjadi tempat beribadah bagi umat Muslim Minangkabau, namun juga sebagai institusi pendidikan yang mendidik anak-anak dan remaja setempat. Namun, seiring perubahan politik, urbanisasi, dan globalisasi, surau telah lama ditinggalkan; pertama-tama oleh fungsi pendidikannya, kemudian untuk fungsi ibadahnya. Bila tercatat ada lebih dari 600 nagari di Sumatera Barat hari ini, maka ada sekitar 2,400 surau kaum. Surau-surau tersebut ada yang telah dipugar dan dipelihara sebagai warisan budaya setempat, seperti Surau Lubuk Bauk di Batipuah Baruah, namun umum pula surau yang dibiarkan tidak terpelihara dan terpapar akan ancaman bencana alam atau kebakaran.

WikiSurau bertujuan untuk merekam dan mendokumentasikan surau-surau di nagari dengan pendekatan multidimensi. Pertama adalah dokumentasi visual surau-surau tersebut. Kedua adalah perekaman sejarah lisan (oral history) dari pemuka kaum yang memiliki surau tersebut. Dalam hal ini, perekaman akan didukung oleh Wikitongues, sebuah lembaga nirlaba yang bertujuan untuk merekam seluruh dialek dan bahasa-bahasa dunia; ini akan menguntungkan karena nagari-nagari di Minangkabau seringkali memiliki dialek dan cara bertutur yang berbeda bahkan satu sama lain. Bahan dan data yang didapatkan dari proyek ini akan digunakan untuk mengembangkan artikel-artikel nagari yang ada di Wikipedia bahasa Indonesia maupun Minangkabau, serta juga artikel-artikel tentang surau dan arsitektur Minangkabua secara umum.

Sebagai permulaan, WikiSurau akan berfokus kepada tiga daerah yang dipilih, yaitu Padang Pariaman, Tanah Datar, dan Solok; dari masing-masing kabupaten ini akan dipilih tiga kecamatan yang memiliki antara 4 hingga 8 nagari. Pertimbangannya adalah warisan dan keragaman budaya Minangkabau yang ada di ketiga daerah tersebut: Pariaman terkenal akan surau-surau tarikat Naqsabandiyah dan Syattariyah-nya yang bercorak Sufistik, Tanah Datar sebagai luhak nan tuo atau daerah asal dari adat Minangkabau itu sendiri, dan Solok sebagai perwakilan dari daerah dari luar luhak nan tigo. Ada sekitar 65 nagari yang akan direkam dan didokumentasikan dalam rentang waktu yang direncanakan.

Sukarelawan[edit]

Kegiatan[edit]

  • Mengambil gambar surau-surau yang ada di nagari-nagari tujuan
  • Merekam sejarah lisan (oral history) mengenai surau tersebut dengan bantuan tim Wikitongues
  • Mengunggah foto dan rekaman video ke Wikimedia Commons
  • Kamera yang didapat akan dihibahkan ke komunitas Wikipedia bahasa Minang di Padang sebagai penunjang kegiatan

Daerah sasaran[edit]

  • id:Kabupaten Padang Pariaman
    • Kecamatan 2x11 Enam Lingkung (3 nagari)
    • Kecamatan Ulakan Tapakis (8 nagari)
    • Kecamatan Nan Sabaris (9 nagari)
  • id:Kabupaten Tanah Datar
    • Kecamatan Pariangan (6 nagari)
    • Kecamatan Lintau Buo (4 nagari)
    • Kecamatan Lima Kaum (5 nagari)
  • id:Kabupaten Solok
    • Kecamatan X Koto Singkarak (8 nagari)
    • Kecamatan Lembah Gumanti (4 nagari)
    • Kecamatan Kubung (8 nagari)

Persiapan[edit]

Jadwal[edit]

Ukuran kesuksesan[edit]

  • Mengunggah 240 foto (60 nagari x 4 kaum) dan rekaman oral history surau di masing-masing nagari

Anggaran yang diminta[edit]

Permohonan bantuan lain[edit]