Wikimedia Indonesia/Hibah GLAM Indonesia/Illuminating Manuscript Ornament: From Royal Frames to Digital Commons
Nama kegiatan dan pelaksana
[edit]Illuminating Manuscript Ornament: From Royal Frames to Digital Commons
- Abrid Madilantoro & Tyas Panorama Nan Cerah
- Yogyakarta
Ringkasan kegiatan
[edit]- Apa kegiatan Anda?
- Kegiatan ini berfokus pada penggalian, pengilustrasian ulang, dan pendistribusian bebas ragam hias manuskrip Nusantara, khususnya wedana renggan dari naskah Jawa dan iluminasi mushaf Kuno Nusantara. Sumber yang digunakan berasal dari manuskrip domain publik (misalnya koleksi Leiden, Perpustakaan Nasional RI, atau koleksi terbuka lainnya), lalu didigitalkan ulang dalam bentuk ilustrasi vektor dan aset visual resolusi tinggi.
- Hasil ilustrasi kemudian diunggah ke Wikimedia Commons atau repositori terbuka lain, sehingga dapat dimanfaatkan oleh peneliti, guru, desainer, mahasiswa, maupun masyarakat umum. Proses ini sekaligus menghadirkan remediation budaya lokal ke ruang digital, menjadikan warisan visual yang sebelumnya terbatas di arsip agar lebih populer, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan kontemporer.
- Apa alasan Anda membuat kegiatan ini? Apakah manfaat / dampak kegiatan ini bagi Anda, bagi Wikimedia Indonesi, institusi GLAM dan masyarakat luas?
- Proyek ini lahir dari keyakinan bahwa warisan visual Nusantara hanya akan bermakna jika terus dihidupkan dan diakses luas oleh publik. Proyek ini dijalankan untuk mengasah keterampilan ilustrasi sekaligus memperluas jejaring riset dan seni. Pada saat yang sama, bagi Wikimedia Indonesia, harapannya inisiatif ini menambah koleksi digital serta membuka jalur kolaborasi baru antara seniman digital dan institusi budaya.
- Dengan menghadirkan versi ilustrasi digital yang bebas diunduh, akses terhadap warisan visual menjadi lebih demokratis. Distribusi karya melalui Wikimedia Commons memperkaya representasi visual Indonesia di platform global, mendukung misi knowledge equity, serta menyediakan bahan visual berkualitas bagi Wikipedia dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing.
- Apa yang ingin Anda capai dari kegiatan Anda? Apakah indikator keberhasilan dari proyek ini?
- Hasil konkret (kuantitatif):
- Sedikitnya 40 ilustrasi digital wedana renggan atau iluminasi mushaf Nusantara berhasil diunggah ke repositori terbuka (misalnya Wikimedia Commons atau Public Domain Vectors). Setiap ilustrasi dilengkapi dengan metadata yang memadai—mencakup asal manuskrip, konteks budaya, serta lisensi terbuka (CC0/CC-BY).
- Satu File e-book Katalog berisi 40 ilustrasi digital tersebut sebagai sarana dokumentasi dan referensi bagi pengguna, peneliti, dan masyarakat umum.
- Dampak kualitatif:
- Visual yang dihasilkan digunakan kembali oleh peneliti, guru, dan desainer dalam artikel, presentasi, bahan ajar, maupun karya kreatif.
- Meningkatkan visibilitas ragam hias Nusantara sebagai bagian dari global commons, sejajar dengan motif visual dunia lain.
- Indikator keberhasilan:
- Jumlah unggahan yang berhasil dipublikasikan dan terdokumentasi.
- Frekuensi unduhan/pemakaian ulang di ekosistem Wikimedia maupun di luar Wikimedia.
- Terbentuknya kolaborasi baru, misalnya dengan guru seni, museum lokal, atau komunitas desainer.
- Apa yang membuat Anda layak melaksanakan kegiatan Anda?
- Kami memiliki kombinasi keahlian teknis, pengalaman, dan komitmen yang relevan. Bidang keahlian saya adalah ilustrasi digital dengan fokus spesifik pada tema budaya. Portofolio karya-karya kami mencakup aset vektor, pola, dan ilustrasi berbasis tradisi yang dipublikasikan baik melalui kanal komersial seperti Shutterstock maupun karya bebas unduh melalui repositori terbuka Vecteezy.
- Dalam praktik distribusi digital, saya terbiasa melengkapi setiap karya dengan metadata kontekstual—meliputi asal-usul manuskrip, deskripsi budaya, serta lisensi terbuka—sebelum diunggah ke repositori publik. Hal ini memastikan karya tidak hanya terdokumentasi secara tepat, tetapi juga dapat diakses, ditelusuri, dan digunakan kembali oleh komunitas global.
- Komitmen pada isu budaya diperkuat melalui kegiatan penulisan dan refleksi teoritis, salah satunya dalam artikel di Medium. Proyek yang ingin saya kembangkan merupakan kelanjutan dari ide awal tersebut, dengan target menghasilkan sedikitnya 40 ilustrasi wedana renggan yang akan diunggah secara bebas ke domain publik, lengkap dengan beberapa opsi turunan yang dapat dimanfaatkan ulang.
- Sebagai contoh, saya telah melakukan eksperimen ulang pada manuskrip Babad Pakualaman koleksi Perpustakaan Leiden (Shelfmark D.Or 15 hal 6). Ilustrasi iluminasi asli (Gambar 1) telah saya transformasikan menjadi versi vektor digital (Gambar 2), sekaligus dikembangkan ke dalam format modular untuk memudahkan distribusi ulang di repository terbuka (Gambar 3). Pendekatan ini harapannya membawa warisan visual yang semula hanya tersimpan di arsip dapat dihidupkan kembali dan disiapkan sebagai aset terbuka untuk mendukung kebutuhan riset, pendidikan, maupun desain kontemporer.
Jangka waktu kegiatan
[edit]Periode kegiatan : 1 November 2025 - 30 April 2026
| Bulan/Periode | Aktivitas | Target/output |
|---|---|---|
| November 2025 | Persiapan & Riset Awal
|
|
| Desember 2025 | Pengolahan Data & Mulai Ilustrasi
|
10 ilustrasi (batch 1) |
| Januari 2026 | Produksi Ilustrasi Intensif
|
10 ilustrasi (batch 2) |
| Februari 2026 | Produksi Lanjutan
|
10 ilustrasi (batch 3). |
| Maret 2026 | Finalisasi Ilustrasi
|
|
| April 2026 | Publikasi & Metadata
|
Semua 40 ilustrasi terunggah dengan metadata lengkap + kampanye sosial media |
Anggaran kegiatan
[edit]| No. | Keterangan | Jumlah | Satuan | Jumlah | Satuan | Harga Satuan | Total | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Transportasi dan akomodasi | |||||||
| Tiket transport Yogya–Jakarta (PP) | 1 | orang | 2 | perjalanan | 1.250.000 | 2.500.000 | ||
| Akomodasi Perpusnas Jakarta | 1 | orang | 3 | malam | 700.000 | 2.100.000 | ||
| Transport lokal | 1 | paket | 1 | paket | 500.000 | 500.000 | ||
| 2 | Peralatan dan dokumentasi | |||||||
| Sewa kamera dokumentasi | 1 | paket | 1 | paket | 1.000.000 | 1.000.000 | ||
| Media penyimpanan (HDD/Cloud) | 1 | paket | 1 | paket | 600.000 | 600.000 | ||
| 3 | Konsumsi dan operasional | |||||||
| Konsumsi riset lapangan | 2 | orang | 80 | makan | 35.000 | 5.600.000 | ||
| Konsumsi kegiatan intensif | 2 | orang | 10 | hari | 65.000 | 1.300.000 | ||
| Paket internet & komunikasi | 2 | orang | 6 | bulan | 150.000 | 1.800.000 | ||
| ATK (alat tulis kantor) | 1 | paket | 1 | paket | 1.000.000 | 1.000.000 | ||
| 4 | Jasa kreatif | |||||||
| Honorarium ilustrator A (20 ilustrasi) | 1 | orang | 1 | paket | 1.500.000 | 1.500.000 | ||
| Honorarium ilustrator B (20 ilustrasi) | 1 | orang | 1 | paket | 1.500.000 | 1.500.000 | ||
| 5 | Dana tidak terduga | 1 | paket | 1 | paket | 600.000 | 600.000 | |
| Total | 20.000.000 | |||||||
Pengalaman
[edit]First Place - Tantangan Kurasi Digital Wikimedia Indonesia 2025
[edit]Melakukan digitalisasi Wedana Renggan dan menyusunnya kembali untuk mengaktifkan arsip yang jarang tersentuh. Proyek ini bertujuan menghadirkan jembatan emosional dan visual agar publik tertarik mengenal kembali warisan iluminasi Nusantara.
4th Place - Dimas Diajeng, Duta Wisata DI Yogyakarta 2018
[edit]Membawa advokasi digitalisasi motif batik melalui media sosial (ojo_id) dan pendekatan visual yang lebih pop, tanpa meninggalkan nilai akademis (Gambar 5). File master desain digital diunggah ke repositori terbuka seperti Pixabay (Gambar 6). Transformasi ini memungkinkan motif tradisional, seperti Batik Walang, untuk lebih mudah digunakan ulang di berbagai media, termasuk desain modern, busana, hingga publikasi daring.
Status
[edit]Permohonan ini DITERIMA dan didanai Wikimedia Indonesia