Wikimedia Indonesia/Hibah Mini GLAM Indonesia 2024/Open Access in LAM: Research Studies on National LAM of Indonesia
Appearance
Nama kegiatan dan pelaksana
[edit]Open Access in LAM: Research Studies on National LAM of Indonesia
- Regina Dwi Shalsa & Widiatmoko Adi Putranto
- Jakarta
Ringkasan kegiatan
[edit]- Apa kegiatan Anda?
- Sejak 2021, kami melakukan riset secara daring maupun luring mengenai keterbukaan akses koleksi budaya yang dimiliki oleh institusi LAM (Library, Archives, and Museum) nasional di Indonesia. Ketiganya kami tanyakan mengenai pemahaman mereka atas akses terbuka, tahapan keterbukaan informasi di institusi masing-masing saat itu, dan rencana lebih lanjut terkait konsep keterbukaan informasi koleksi budaya yang dimiliki. Penelitian itu terhenti pada tahun 2022, saat pendanaan pribadi kami tak lagi bisa mencukupi seluruh biaya operasional penelitian. Pada kesempatan kali ini, kami hendak mencoba peruntungan untuk kembali mengajukan ide penelitian dengan keluaran data state of open access in national LAM in Indonesia. Keluaran ini dapat bermanfaat bagi kebijakan yang akan diambil para pemangku kepentingan terkait pendanaan, pemeliharaan, dan pengelolaan koleksi budaya yang ada di Indonesia.
- Kegiatan yang akan dilakukan dalam penelitian kami meliputi identifikasi narasumber, perizinan penelitian pada ketiga institusi tersebut, wawancara daring maupun luring bersama para narasumber, survei akses koleksi budaya daring melalui laman masing-masing institusi, analisa data hasil wawancara dan survei, dan penulisan artikel ilmiah yang salah satu kesimpulannya berkaitan dengan state of open access cultural heritage in National LAM of Indonesia.
- Hasil keluaran yang diharapkan:
- Keluaran dari hasil penelitian ini merupakan artikel jurnal yang sebenarnya direncanakan untuk dipublikasi pada jurnal internasional. Namun, tetap tidak menutup kemungkinan publikasi pada jurnal tingkat nasional. Beberapa jurnal yang telah kami rencanakan akan menjadi media publikasi artikel hasil dari penelitian ini adalah (hanya akan dipilih satu jurnal):
- Harmonia Journal of Arts Research and Education; atau
- The International Journal of Information, Diversity, & Inclusion.
- Apa alasan Anda membuat kegiatan ini? Apakah manfaat / dampak kegiatan ini bagi Anda, bagi Wikimedia Indonesia / GLAM Indonesia, dan/atau institusi GLAM?
- Darbey & Hayden (2008) menyebutkan bahwa koleksi benda cagar budaya dapat dianggap sebagai salah satu sumber informasi yang berharga. Membuka informasi seluas-luasnya atas apa yang dimiliki institusi-institusi nasional ini dapat memudahkan pengguna untuk memahami hal-hal yang dapat mereka lakukan atas informasi berharga tersebut melalui reproduksi digital koleksi-koleksi LAM (Creative Commons, 2024). Sehingga pemahaman tersebut secara mendasar dapat membuat para pengguna (yang diantaranya juga merupakan pemangku kebijakan di tingkatan paling tinggi: pemerintah) melakukan pengambilan keputusan yang lebih bijak atas apa yang dapat mereka akses, gunakan kembali, dan pelihara sebagai sebuah benda dengan value yang tak terhingga.
- Penelitian yang kami lakukan dapat memberikan gambaran atas apa yang sejauh ini kami ketahui belum dilakukan siapapun di Indonesia, yaitu bagaimana tingkat keterbukaan informasi koleksi budaya kita saat ini pada institusi LAM Nasional yang ada di Indonesia? Apakah mereka sudah memiliki jaringan akses terbuka untuk seluruh koleksi yang mereka miliki? Jika tidak, apa dampaknya bagi pengelolaan akses terbuka koleksi-koleksi budaya di jajaran institusi lokal yang lebih rendah? Jika sudah, seberapa terbuka akses yang ditawarkan institusi-institusi nasional ini pada pengguna? Apakah sudah ada dampak signifikan yang dapat dirasakan pengguna atas keterbukaan informasi tersebut? Apakah keterbukaan informasi ini juga menjadi unsur penting dalam penentuan pendanaan atas pemeliharaan koleksi yang kita (masyarakat Indonesia) miliki melalui institusi-institusi budaya nasional ini?
- Harapannya, penelitian ini dapat membantu seluruh LAM Nasional di Indonesia untuk kembali menelaah pentingnya keterbukaan akses koleksi budaya yang ada pada institusi mereka dan bahkan di seluruh Indonesia. Karena kami yakin, kebijakan LAM Nasional sebagai institusi induk dapat membawa pengaruh yang sangat besar atas seluruh kebijakan dan praktik yang ada pada institusi-institusi budaya lokal yang lebih kecil skalanya di Indonesia. Kami juga berharap penelitian ini bisa menjadi salah satu kontribusi besar Wikimedia Indonesia / GLAM Indonesia bagi terciptanya ekosistem informasi terbuka yang lebih baik lagi di Indonesia.
- Apa yang ingin Anda capai dari kegiatan Anda? Apakah indikator keberhasilan dari proyek ini?
- Setidaknya terdapat satu penelitian yang dapat memperkaya kajian terkait eksplorasi situasi tingkat akses koleksi budaya yang telah terdigitisasi di institusi budaya nasional di Indonesia.
- Apa yang membuat Anda layak melaksanakan kegiatan Anda?
- Kami sudah fokus melakukan penelitian bersama dengan topik yang berkaitan dengan preservasi arsip sebagai satu tim sejak 2019. Sejak saat itu pula kami berusaha menghasilkan banyak publikasi yang mambahas preservasi dan konservasi arsip (baik secara konvesional maupun elektronik), praktik digitisasi arsip, serta akses terbuka atas koleksi budaya di Indonesia maupun Asia. Dalam 3 tahun terakhir, kami berhasil menerbitkan 2 publikasi internasional pada Prosiding Q2 yang membahas keterbukaan akses informasi pada koleksi budaya yang dimiliki perpustakaan universitas di Jepang dan Indonesia. Kami juga dalam tahap mempublikasikan 1 lagi tulisan ilmiah kami di Prosiding Q2 dengan topik tingkat pelaksanaan praktik digitisasi pada institusi Dinas Perpustakaan dan Arsip di seluruh Indonesia.
- Kami secara tulus tertarik dan juga senang melakukan penelitian terhadap topik penelitian ini. Hal itu dapat tercermin dari seberapa keras kami telah melakukan banyak observasi, kunjungan, diskusi, dan penulisan karya ilmiah tanpa berharap balsan apapun baik secara materi maupun non-materi dari teman-teman yang dapat memanfaatkan hasil diskusi dan penelitian kami bersama para praktisi lokal yang ada. Jikalau pada kesempatan ini pun kami belum bisa mendapatkan pendanaan, kami tentu akan tetap melanjutkan usaha lainnya agar penelitian ini dapat segera kami lanjutkan.
Jangka Waktu kegiatan
[edit]1 November 2024 – 30 April 2025*
- 01 - 30 November 2024 : Survei akses daring 3 institusi budaya nasional
- 01 - 31 Desember 2024 : Wawancara, survei luring, dan pengolahan data
- 01 Januari - 28 Februari 2025 : Penulisan naskah hasil penelitian dan proses proofreading
- 01 - 31 Maret 2025 : Proses submisi hasil penelitian
- 01 - 30 April 2025 : Target penerbitan hasil penelitian / bukti submisi artikel jurnal
*)GLAM Wikimedia Indonesia melakukan penyesuaian durasi pelaksanaan proyek dari tiga bulan menjadi enam bulan karena proses riset dan pembuatan jurnal akademik membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan proyek lainnya.
Anggaran kegiatan
[edit]| No. | Keterangan | Jumlah | Satuan | Jumlah | Satuan | Harga Satuan | Total |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Komunikasi | 2 | orang | 3 | kali | 200.000 | 1.200.000 |
| 2 | Konsumsi | 2 | orang | 6 | kali | 60.000 | 720.000 |
| 3 | Transportasi | 2 | orang | 6 | kali | 175.000 | 2.100.000 |
| 4 | ATK | 1 | paket | 180.000 | 180.000 | ||
| 5 | Dukungan teknologi | ||||||
| Langganan Zoom | 1 | paket | 300.000 | 300.000 | |||
| 6 | Dukungan penerbitan jurnal | ||||||
| Proofreading | 1 | artikel | 1 | kali | 2.000.000 | 2.000.000 | |
| Biaya pengajuan artikel ke jurnal target | 1 | artikel | 1 | kali | 7.000.000 | 7.000.000 | |
| Biaya konversi artikel ke open access | 1 | artikel | 1 | kali | 1.500.000 | 1.500.000 | |
| Total | 15.000.000 |
Pengalaman
[edit]- Pengarsipan sumber bahan pangan makan bersama Juru Riset Toko Kelontong terkurasi Ranah Bhumi, Yogyakarta (2019, Yogyakarta).
- Pelatihan pengelola perpustakaan Desa Kelarik, Natuna, Kepulanuan Riau (2022, Natuna, Kepualauan Riau)
- 2023 Konsultan Ahli untuk Pengembangan Perangkat Warisan Dokumenter yang Terancam di Asia dan Pasifik, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), Bangkok, Thailand
- 2022 Asisten Proyek untuk Digitalisasi Buku Langka, Perpustakaan Pusat, Universitas Kyushu, Fukuoka, Jepang
- 2019 Pengabdian Masyarakat – Lokakarya Digitalisasi Arsip Keluarga, Desa Punukan, Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia - Universitas Gadjah Mada
- 2019 Narasumber - Pertemuan Tahunan Ikatan Arsiparis Jawa Tengah - Perpustakaan dan Arsip Negara Jawa Tengah, Solo, Jawa Tengah, Indonesia
- 2018 Kepala Tim Proyek Restorasi dan Digitalisasi Arsip De Tjolomadoe Museum - Solo, Jawa Tengah, Indonesia
Status
[edit]Permohonan ini telah DITERIMA dan proyek telah SELESAI. Laporan kegiatan dapat dilihat di sini.
Hasil
[edit]Hasil riset sementara dapat dilihat di sini.