Jump to content

Wikimedia Indonesia/Hibah Mini GLAM Indonesia 2024/Penelusuran dan Digitalisasi Arsip Perjalanan ICOM Indonesia

From Meta, a Wikimedia project coordination wiki

Nama kegiatan dan pelaksana

[edit]

Penelusuran dan Digitalisasi Arsip Perjalanan ICOM Indonesia

Faizzatus Sa’diyah, Syefri Luwis, dan Dina Serevina Sinaga
Jakarta

Ringkasan kegiatan

[edit]
  • Apa kegiatan Anda?
Kegiatan ini merupakan sebuah penelitian serta pendokumentasian digital tentang perjalanan ICOM Indonesia sebagai bagian dari ICOM. ICOM (International Council of Museums) adalah sebuah organisasi internasional museum dan para tenaga professional museum yang berkomitmen untuk penelitian, konservasi, dan komunikasi kepada masyarakat tentang warisan alam dan budaya dunia berwujud benda maupun tak benda yang juga menetapkan definisi, standar, dan kode etik museum. Berdasarkan buku tulisan Nunus Supardi berjudul “Moh. Amir Sutaarga – Bapak Permuseuman Indonesia”, belum diketahui secara pasti Indonesia menjadi anggota ICOM. Namun keterlibatan Indonesia dalam ICOM yang diwakili oleh Amir Sutaarga sudah sejak 1976. Oleh sebab itu, kegiatan ini akan mencoba menelusuri informasi serta arsip berupa foto dan catatan jurnal yang tersimpan di depot ICOM di Paris dan sekitar Jakarta yang disimpan oleh Pak Nunus serta keluarga Almarhum Pak Amir Sutaarga. Beberapa arsip jurnal tersebut akan discan dengan sistem OCR (Optical Character Recognition) yang juga dapat menganalisis isi narasi atau teks.
  • Apa alasan Anda membuat kegiatan ini? Apakah manfaat / dampak kegiatan ini bagi Anda, bagi Wikimedia Indonesia / GLAM Indonesia, dan/atau institusi GLAM?
Tujuan dari kegiatan ini adalah membuat landasan kuat untuk meningkatkan peran Indonesia dalam ekosistem permuseuman global. Tahun 2024 adalah tahun penting yang sudah dinantikan sejak tahun 1970an dimana secara organisasi legal dan professional, ICOM Indonesia terbentuk dengan nama resmi Komite Nasional ICOM Indonesia.
Kegiatan pendokumentasian ini penting sebagai sumber untuk merencanakan dan mengembangkan arah ekosistem permuseuman Indonesia kedepan.
Manfaat atau dampak kegiatan ini bagi GLAM Indonesia atau institusi GLAM yakni untuk pertama kalinya akan ada keterbukaan akses terhadap dokumentasi arsip foto dan jurnal tentang ICOM Indonesia dari masa ke masa yang bisa dijadikan bahan rujukan untuk merencanakan dan mengembangkan permuseuman Indonesia. Dengan adanya dokumentasi ini, dapat memperkuat posisi dan konsistensi Indonesia dalam hubungan kerjasama internasional museum.
  • Apa yang ingin Anda capai dari kegiatan Anda? Apakah indikator keberhasilan dari proyek ini?
Hal yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah adanya dokumentasi lengkap, terstruktur, dan komprehensif yang kuat dengan didukung oleh para ahli senior permuseuman Indonesia yang pernah berperan serta berkecimpung dalam ICOM.
Indikator keberhasilan dari proyek ini adalah dengan adanya keluaran berupa buku catatan perjalanan ICOM Indonesia, dapat menjadi bahan dasar dalam memperkuat peran dan kiprah ICOM Indonesia di dunia internasional. Hasil proyek ini diharapkan bisa menjadi laporan tahunan ICOM Indonesia yang nantinya dipresentasikan dalam General Conference ICOM 2025 Dubai.
  • Apa yang membuat Anda layak melaksanakan kegiatan Anda?
Kami merasa layak melaksanakan kegiatan ini diantaranya karena beberapa hal. Pertama, susunan tim terdiri dari 3 orang dengan latar belakang berbeda dan kredibel di bidangnya seperti Faizzatus Sa’diyah dengan pengalaman kurator museum yang menjadi anggota ICOM sejak 2019, Syefri Lewis dengan pengalaman sebagai peneliti serta kurator museum dengan karyanya berupa beberapa buku dan pameran museum, serta Dina Serevina Sinaga yang berpengalaman sebagai konservator museum yang menangani koleksi arsip maupun koleksi museum. Kedua, keterlibatan anggota tim dalam menjadi member ICOM memudahkan akses pencarian dokumentasi utuh berupa fisik arsip di Depot ICOM Paris yang mana perlu diketahui bahwa perjalanan ke Paris juga telah mendapat sponsor dari pendonor lain. Ketiga, adanya koneksi atau hubungan baik dengan para senior ahli permuseuman Indonesia yang siap mendukung pengumpulan data kegiatan ini.

Jangka Waktu kegiatan

[edit]

[1 November 2024 – 31 Januari 2025]

  • Penelusuran arsip di Depot ICOM Paris: akhir Oktober 2024
  • Wawancara narasumber: November - Desember 2024
  • Penanganan arsip dan digitasi: November - Desember 2024
  • Pengolahan dan penyusunan buku: Desember 2024
  • Cetak buku : Januari 2025

Anggaran kegiatan

[edit]
No. Keterangan Jumlah Satuan Jumlah Satuan Harga Satuan Total
1 Transportasi
Sewa mobil 1 unit 8 hari 500.000 4.000.000
Bensin 8 hari 10 liter 13.000 1.040.000
2 Penunjang kegiatan
Sewa kamera 1 unit 8 hari 550.000 4.400.000
Sewa tripod 1 unit 4 hari 30.000 120.000
Sarung tangan karet 1 pak 50.000 50.000
Cindera mata untuk narasumber/pemilik arsip 3 unit 300.000 900.000
3 Output
Cetak buku 5 eksemplar 300.000 1.500.000
4 Konsumsi 3 orang 16 kali 60.000 2.880.000
Total 14.890.000

Pengalaman

[edit]
  • “Curating Ambon Music from the Collection of Museum Musik Indonesia” yang didukung penuh oleh ICCROM (International Centre for the Study of the Preservation and Restoration of Cultural Property) Italy.
    • Sebuah proyek berupa penelitian dan digitalisasi koleksi museum. Tujuan proyek tersebut untuk mengetahui koleksi Museum Musik Indonesia dengan menarasikan lagu-lagu dari Ambon – kota musik yang ditunjuk UNESCO – untuk menyebarkan kesadaran dan pengetahuan tentang warisan ini. Tujuannya adalah untuk melestarikan dan mempromosikan musik Ambon sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia, memberikan manfaat bagi masyarakat dengan akses serta lisensi terbuka. Menyadari tidak banyak kegiatan pengarsipan dan eksplorasi budaya seputar musik, proyek ini melibatkan banyak pemangku kepentingan untuk mencapai hasil terbaik.
    • Luaran kegiatan: https://museummusikindonesia.id/id/ensiklopedia-musik-indonesia/

Status

[edit]

Permohonan ini telah DITERIMA dan proyek telah SELESAI. Laporan kegiatan dapat dilihat di sini.

Hasil

[edit]

ICOM Indonesia Dari Masa ke Masa (2025)

Buku ICOM Indonesia Dari Masa ke Masa menelusuri sejarah ICOM Indonesia dan kontribusinya di ranah global.