Jump to content

Wikimedia Indonesia/Hibah Riset Wikidata 2025/LegaLi-JSON: Building a Linked Knowledge Graph of Indonesian Appellate and Supreme Court Decisions

From Meta, a Wikimedia project coordination wiki

Nama kegiatan dan pelaksana

[edit]

LegaLi-JSON: Building a Linked Knowledge Graph of Indonesian Appellate and Supreme Court Decisions

Soleh Hasan Wahid, Akbar Dhuha Asiqin, dan Anjar Kususiyanah
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Ponorogo, Indonesia

Ringkasan kegiatan

[edit]
  • Apa kegiatan Anda?

Kegiatan yang akan dilakukan adalah mengembangkan LegaLi-JSON, sebuah Legal JSON API yang dirancang untuk mengonversi putusan hukum tingkat banding dan kasasi di Indonesia ke dalam format data terstruktur. Setiap putusan akan dipetakan ke dalam elemen penting seperti metadata (nomor perkara, pengadilan, tahun), dasar hukum yang digunakan, kaidah hukum yang ditetapkan, serta amar putusan. Hasil konversi ini kemudian akan diintegrasikan ke Wikidata, sehingga membentuk graf pengetahuan hukum Indonesia yang terbuka dan dapat diakses publik. Selain itu, kegiatan meliputi:

  1. Pengumpulan dokumen putusan dari basis data Mahkamah Agung.
  2. Perancangan skema JSON API yang sesuai dengan struktur Wikidata.
  3. Konversi dan unggah data putusan ke Wikidata.
  4. Uji coba query SPARQL untuk mengakses data hukum.
  5. Demo prototipe pemanfaatan Wikidata sebagai ground truth untuk mendeteksi halusinasi LLM.

Melalui kegiatan ini, putusan banding/kasasi yang semula hanya tersedia dalam bentuk teks panjang akan tersedia dalam bentuk data terbuka, terhubung, dan dapat digunakan untuk penelitian hukum, pendidikan, serta pengembangan teknologi berbasis AI.

  • Apa alasan Anda membuat kegiatan ini? Apakah manfaat / dampak kegiatan ini bagi Anda, bagi Wikimedia Indonesia/Wikidata Indonesia, dan/atau bidang keilmuan Jejaring Semantik?

Kegiatan ini dibuat karena putusan tingkat banding dan kasasi di Indonesia adalah sumber hukum yang penting dan sering dijadikan rujukan, tetapi sampai sekarang masih sulit dimanfaatkan kembali dalam bentuk data. Putusan biasanya hanya tersedia sebagai dokumen teks panjang (PDF), sehingga sulit ditautkan ke undang-undang terkait atau dibandingkan dengan kasus serupa. Dengan mengembangkan LegaLi-JSON dan mengintegrasikannya ke Wikidata, ada beberapa manfaat dan dampak yang disumbangkan dari penelitian ini:

  1. Bagi peneliti: kegiatan ini menyediakan basis data hukum yang terstruktur untuk mendukung riset hukum digital, analisis jejaring fatwa dan putusan, serta studi tentang deteksi halusinasi pada model AI.
  2. Bagi Wikimedia Indonesia/Wikidata: proyek ini menambah aspek baru dalam konten Wikidata, yaitu putusan pengadilan Indonesia yang dapat dihubungkan dengan undang-undang, tokoh, institusi, atau konsep hukum. Hal ini memperkuat posisi Wikidata sebagai sumber pengetahuan terbuka lintas domain.
  3. Bagi jejaring semantik: proyek ini juga membuktikan bahwa data hukum yang umumnya cukup sulit di baca, bisa diwakili dalam graf pengetahuan, sehingga mendukung penelitian lebih lanjut di bidang semantic web, linked data, dan legal informatics.

Selain itu, proyek ini juga membawa dampak sosial: mahasiswa, peneliti, maupun praktisi hukum akan lebih mudah mencari, membandingkan, dan memverifikasi putusan pengadilan secara terbuka. Dengan kata lain, kegiatan ini bukan hanya sekadar dokumentasi hukum, tetapi juga langkah untuk mendekatkan data hukum Indonesia ke ekosistem pengetahuan terbuka yang dapat dimanfaatkan secara global.

  • Apa yang ingin Anda capai dari kegiatan Anda? Apakah indikator keberhasilan dari proyek ini?

Kegiatan ini bertujuan menghasilkan basis data putusan hukum tingkat banding dan kasasi Indonesia dalam format Legal JSON API yang terintegrasi dengan Wikidata. Melalui proyek ini, data hukum yang sebelumnya hanya tersedia dalam bentuk teks panjang dapat diakses dalam bentuk graf pengetahuan terbuka yang dapat ditelusuri, ditautkan, dan dimanfaatkan kembali.

Indikator keberhasilan proyek ini adalah:

  1. Jumlah data terintegrasi → minimal 100 putusan tingkat banding/kasasi berhasil dikonversi ke format Legal JSON API dan dimasukkan ke Wikidata.
  2. Produk akademik → minimal 1 naskah publikasi/preprint diunggah ke repositori terbuka (OSF/ArXiv) atau diajukan ke konferensi/jurnal terkait semantic web atau legal informatics.
  3. Produk teknologi→ tersedianya 1 prototipe/demo sistem kueri hukum berbasis SPARQL/GraphRAG yang menunjukkan bagaimana putusan dapat diakses secara otomatis melalui Wikidata.
  4. Dokumentasi publik → adanya repositori GitHub terbuka berisi dataset JSON, skrip konversi, dan panduan penggunaan sehingga bisa dimanfaatkan komunitas.
  • Apa yang membuat Anda layak melaksanakan kegiatan Anda?

[Saya adalah dosen di IAIN Ponorogo dengan pengalaman lebih dari tujuh tahun dalam bidang hukum Islam dan hukum ekonomi syariah, serta saat ini menempuh studi doktoral di Universitas Islam Internasional Indonesia dengan fokus riset pada etika AI dan hukum. Saya juga aktif sebagai Editor in Chief INVEST Journal of Sharia & Economic Law dan Assistant Editor Justicia Islamica (yang baru diterima di Scopus), serta menjadi reviewer di jurnal internasional seperti Sage Open dan Common Ground Research Networks. Di luar akademik, saya dipercaya sebagai Kepala Divisi Pengembangan Informasi dan Teknologi LP Ma’arif NU Ponorogo, serta tergabung dalam New York Southeast Asia Network (NYSEAN). Jejaring ini memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan internasional.

Sebagai penunjang, saya juga memiliki sertifikasi profesional dari IBM di bidang Python for Data Science, AI & Development (2025) dan Developing AI Applications with Python and Flask (2025). Sertifikasi ini menjadi bukti kompetensi tambahan yang mendukung riset saya dalam menghubungkan hukum dengan pemodelan data, representasi JSON, serta pengembangan prototipe berbasis AI.

  • Bagaimana Anda menggunakan ekosistem Wikimedia (Wikipedia, Wikidata, dsb.) dalam proyek Anda?

Proyek ini akan memanfaatkan Wikidata sebagai repositori untuk menyimpan representasi putusan hukum tingkat banding dan kasasi dalam bentuk data terstruktur. Setiap putusan yang telah dikonversi melalui LegaLi-JSON akan dipetakan ke dalam entitas dan properti Wikidata, seperti court case, issued by (institution), legal reasoning, hingga decision result. Integrasi ini memastikan putusan tidak hanya terdokumentasi,tetapi juga terhubung dengan undang-undang, aktor hukum, dan konsep hukum lain yang sudah ada di Wikidata.

Selain itu, proyek ini juga akan menggunakan Wikidata Query Service (SPARQL endpoint) untuk menguji akses dan keterhubungan data hukum, misalnya melalui pencarian putusan berdasarkan jenis perkara atau dasar hukum yang digunakan. Hasil query ini akan ditampilkan dalam bentuk prototipe/demo untuk menunjukkan nilai praktis integrasi data hukum ke Wikidata.

Secara paralel, Wikipedia dapat menjadi kanal pendukung, misalnya dengan memperbarui atau menautkan artikel hukum yang relevan dengan entitas baru di Wikidata, sehingga hasil proyek lebih mudah dikenali oleh publik luas. Dokumentasi proses dan hasil proyek juga akan dipublikasikan di Meta-Wiki, agar transparan dan dapat diikuti atau direplikasi oleh komunitas.]

  • Apa hal baru yang ditawarkan dari proyek yang Anda ajukan?

Kebaruan proyek ini terletak pada fokusnya untuk membangun linked knowledge graph putusan hukum tingkat banding dan kasasi di Indonesia yang terintegrasi dengan Wikidata melalui API LegaLi-JSON. Sejauh literatur yang ada, penelitian seputar integrasi Wikidata dengan teknik Retrieval-Augmented Generation (misalnya FrOG: Framework of Open GraphRAG, 2024-2025) umumnya berfokus pada domain pengetahuan umum seperti biografi, kurikulum, atau entitas global. Namun, domain hukum Indonesia masih belum tersentuh, padahal putusan pengadilan merupakan salah satu sumber otoritatif yang krusial bagi studi hukum, riset sosial, maupun pengambilan kebijakan.

Studi literatur menunjukkan dua hal: pertama, LLM dan RAG berbasis teks sering menghadapi masalah fragmentasi konteks dan kurang transparan dalam interpretasi hasil (Lewis, 2021; Karpukhin, 2020). Kedua, pendekatan GraphRAG berbasis Wikidata (Darari et al., 2025) mampu meningkatkan akurasi dan ketertelusuran, tetapi masih jarang diterapkan di domain hukum yang membutuhkan verifiability tinggi. Celah penelitian inilah yang akan diisi proyek ini: bagaimana membangun representasi putusan hukum yang terstandar, dapat dikueri secara terbuka melalui SPARQL, dan terhubung dengan ekosistem pengetahuan global.

Keterbaruan yang ditawarkan meliputi:

  1. Domain-specific innovation: untuk pertama kalinya, putusan banding dan kasasi Indonesia akan dipetakan dalam struktur Wikidata, membuka akses hukum nasional ke ranah linked open data global.
  2. Legal JSON API (LegaLi-JSON): menyediakan pipeline konversi putusan pengadilan ke format JSON terstandar yang kompatibel dengan Wikidata. Hal ini mengisi kekosongan antara dokumen hukum tidak terstruktur (PDF) dengan data semantik terhubung.
  3. Research-practice bridge: proyek ini bukan hanya eksperimental, tetapi juga berorientasi pada kebutuhan praktis-misalnya pencarian putusan berdasarkan pasal yang dirujuk, kecenderungan putusan kasasi, hingga peta relasi antar hakim dan perkara.
  4. Local-to-global knowledge transfer: melalui integrasi di Wikidata, hasil proyek memperluas cakupan riset jejaring semantik ke dalam konteks Global South, khususnya hukum Indonesia, yang selama ini kurang terepresentasi dalam literatur internasional.

Jangka Waktu kegiatan

[edit]

Mei 2025 - Mei 2026

Anggaran kegiatan

[edit]

Rp25.000.000

Pengalaman Publikasi Tim

[edit]

TBA

Status

[edit]

Permohonan ini telah DITERIMA dan akan didanai oleh Wikimedia Indonesia.

Dana Hibah telah DITURUNKAN.

Laporan telah DITERIMA.

Sisa dana telah DIKEMBALIKAN

Hasil

[edit]